Kamis, 19 Februari 2015

Command Prompt di Linux

hayyy Guyss, udah lama enggak ngepost nih. saya sekarang mau ngepost contoh Command Prompt di Linux dan fungsinya. tugas yang beginiian itu pasti ribetkan dan memusingkan.s.....yuk langsung ajah nih!!!!!

1.        Adduser :
Menambah pengguna
2.        alias :
Untuk membuat alias dan menampilkan alias yang sudah diset sebelumnya.
3.        any_command –help
Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah. “–help” sama dengan perintah pada DOS “/h”.
4.        apropos topic :
Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik.
     5.         apt-get: 
           Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online.
6.        bunzip2 filename.bz2 :
Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti “bzip2″, digunakan pada file yang besar.
7.        cal:
Menampilkan kalender
8.        cat /proc/cpuinfo :
Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).
9.        cat /proc/interrupts :
Melihat alamat interrupt yang dipakai.
10.    cat /proc/version :
Versi dari Linux dan informasi lainnya
11.    cat /proc/filesystems :
Melihat filesystem yang digunakan
12.    cat /etc/printcap :
Melihat printer yang telah disetup
13.    Cd directory :
Change directory. Menggunakan cd tanpa nama direktori akan menghantarkan anda ke home direktori. Dan cd - akan menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.
14.    chgrp:
Untuk mengganti grup pemilik suatu file atau direktori
15.    Clear :
Membersihkan layar
16.    cp source destination :
Mengopi suatu file
17.    date :
Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada computer.
18.    df –h :
(=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in human-readable form)
19.    du / -bh :
 (=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root (in human legible form).
20.    du:
Menampilkan penggunaan kapasitas harddisk oleh suatu direktori.
21.    df:
Menampilkan penggunaan partisi harddisk secara keseluruhan. df –h
22.    Dmesg :
Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot. (menampilkan file: /var/log/dmesg).
23.    echo $PATH :
Melihat isi dari variabel PATH. Perintah ini dapat digunakan untuk menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan set untuk melihat environmen secara penuh.
24.    fg :
Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground.
25.    Find :
Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan.
26.    find / -name “filename” :
Mencari “namafile” pada komputer anda dimulai dengan direktori /. Namafile tersebut mungkin saja berisi wildcard (*,?).
27.    finger username :
Melihat informasi user, coba jalankan; finger root
28.    free :
Informasi memory (dalam kilobytes).
29.    ftp server :
Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari remote mesin. Juga tidak aman, gunakan scp dari keluarga ssh sebagai gantinya.
30.    Gimp :
(pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus, bisa disamakan dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah program ini gratis.
31.    gunzip filename.gz :
Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z). dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda menginginkan mengompress file.
32.    grep :
Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.
33.    Halt :
reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin. Lebih simple dari perintah di atas.
34.    head:
Secara default menampilkan 10 baris pertama pada suatu file. Jika ingin menampilkan jumlah baris yang berbeda dapat menggunakan option –n diikuti jumlah baris yang diinginkan.
35.    history:
Menampilkan perintah-perintah yang telah digunakan sebelumnya. Note: Linux memiliki fasilitas untuk menyimpan perintah-perintah yang pernah digunakan.
36.    hostname :
Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan perintah netconf (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts
37.    less filename :
Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar.
38.    logout:
Untuk keluar dari sistem.
39.    id username :
Mencetak user id (uid) atau group id (gid).
40.    last :
Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
41.    ln -s source destination :
Membuat Simbolic Links.
42.    init:
Untuk mengganti run level. Note: Karena penggunaan run level adalah hal yang berpengaruh besar pada sistem, maka untuk melakukan ini harus menggunakan SUPER-USER atau yang memiliki kemampuan sama dengan root.
43.    ls: 
Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah.
    44.     Kill: 
            Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kitatentukan.
45.    locate filename :
Mencari file dengan string “filename”. Sangat mudah dan cepat dari perintah di atas.
46.    Ls :
Melihat isi file dari direktori aktif.
47.    Ls –al :
Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden.
48.    lsmod :
(as root) Melihat module-module kernel yang telah di load
49.    lynx file.html :
Melihat file html atau browse ke net dengan text mode, dimana gambar/image tidak dapat ditampilkan, tapi lynx adalah suatu browser yang sangat cepat, sangat berguna bila anda hanya menginginkan suatu artikel tanpa image.
50.    man:
Untuk menampilkan manual pageatau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.
51.    man topic :
Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuai dengan topic. Coba man man. lalu tekan q untuk keluar dari viewer. Perintah info topic Manual pages dapat dibaca dilhat dengan cara any_command –help.
52.    Mc :
“Midnight Commander” sebagai file manager, cepat dan bagus.
53.    mcopy source destination :
Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem.
54.    mesg:
Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan
55.    Minicom :
Program Minicom (dapat dikatakan seperti “Procomm/Hyperterminal for Linux”).
56.    mkdir directory :
Membuat direktori baru
57.    More :
Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more, maka isi file tersebut ditampilkan layar per layar.
58.    mv source destination :
Memindahkan atau mengganti nama file
     59.     Nautilus:
            Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung.
60.    Netscape :
 (pada X terminal) menjalankan netscape, versi pada waktu tulisan ini dibuat telah mencapai versi 4.7
61.    netscape -display host:0.0 :
(pada X terminal) menjalankan netscape pada mesin yang aktif dan menampilkan outputnya pada mesin yang bernama host display 0 screen 0. Anda harus memberikan akses untuk mesin aktif untuk menampilkannya pada mesin host dengan perintah xhost.
    62.     passwd :  
            Digunakan untuk mengganti password.
63.    pico filename :
Edit suatu text file.
64.    pico -w filename :
Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap, sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.
65.    Pine  :
Email reader yang sangat mudah digunakan, dan menjadi favorit banyak pemakai mesin Unix. Atau anda bisa pakai email yang sangat customize, yaitu mutt .
66.    ping:
Untuk melakukan test konektivitas/hubungan antara dua komputer dalam suatu jaringan (LAN).
67.    program_name :
Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak terdapat pada PATH anda
68.    Ps :
(=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
69.    ps axu :
Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.v
70.    pwd :
Melihat direktori kerja saat ini.
     71.     Reboot: 
            Digunakan untuk merestart computer.
72.    rlogin server :
(remote login) Menghubungkan anda kekomputer lain. Loginname dan password, tetapi apabila account anda tersebut telah dipakai, maka anda akan mendapatkan pesan kesalahan pada password anda. Sangat tidak aman juga, gunakan ssh sebagai gantinya.
73.    rmdir directory :
Menghapus direktori yang telah kosong
74.    rm files :
Menghapus file
75.    rm -r files :
(recursive remove) Menghapus file, direktori dan subdirektorinya.
76.    rsh server :
 (remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine. Apabila login name/password anda sedang dipakai di remote mesin tsb, maka password anda tidak akan berlaku. Idem dengan rlogin, gantikan dengan ssh.
77.    rwho –a :
Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah rwho ini harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root untuk mengaktifkannya.
78.    shutdown -h now :
 (sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk remote shutdown. Gunakan untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan oleh user).
79.    Startx :
Menjalankan X-window server dan meload default windows manager. Sama seperti perintah “win” under DOS dengan Win3.1
80.    startx — :1 :
 Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default menggunakan display 0). Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal secara bersamaan, untuk pindah antar GUI gunakan , , etc, tapi ini akan lebih banyak memakan memori.
81.    set :
Melihat environment dari user yang aktif
82.    su:
Untuk berganti user aktif. Jika hanya menggunakan su saja maka diasumsikan user yang dituju adalah root.
     83.  sudo su: 
           Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi
84.    talk username1 :
Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada mesin kita (atau gunakan talk username1@machinename untuk berbicara dengan komputer lain). Untuk menerima undangan percakapan, ketikkan talk username2. Jika seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu dirasakan mengganggu, anda bisa menggunakan perintah mesg n untuk menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah who atau rwho untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut
85.    tar -zxvf filename.tar.gz :
Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz atau *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkan option -C direktori.
86.    tar -xvf filename.tar :
Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).
87.    telnet server :
Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau Nomor IP mesin, dan anda akan mendapatkan prompt login name dari mesin tersebut, masukkan passwordnya, oh ya .. anda juga harus punya account di mesin remote tersebut. Telnet akan menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan anda untuk mengoperasikan mesin tersebut. Telnet sangat tidak aman, setiap yang anda ketik menjadi “open text”, juga dengan password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet untuk mengakses mesin secara remote.
88.    time :
Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info lainnya.
89.    top :
Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
    90.     touch nama_file: 
           Digunakan untuk membuat file baru.
91.    unalias:
Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan di atas, gunakan perintah: $ unalias dir
92.    uname –a :
Informasi system kernel anda
93.    unzip filename.zip :
Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti “unzip” yang kompatibel dengan pkzip for DOS.
94.    Uptime :
Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.
95.    vi: Teks editor vi.Syntax : vi [nama_file].
Beberapa perintah dasar vi yang banyak digunakan adalah : i : masuk ke mode INSERT, agar dapat melakukan pengetikan. dd : untuk menghapus sebanyak 1 baris. dnd : untuk menghapus sebanyak N baris. yyp : untuk meng-copy 1 baris penuh. [ESC] : untuk keluar dari mode yang sedang aktif. :w : untuk menyimpan file (w = write). :q : untuk keluar dari vi (q = quit). :wq : untuk menyimpan file dan langsung keluar dari vi (wq = write quit)Syntax : wc [options] nama_file
96.    wall:
Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan
97.    wc:
Word Count, menampilkan jumlah bytes, kata dan baris dalam suatu file .
     98.     wget: 
            Digunakan untuk mendownload via terminal
99.    who :
Melihat user yang login pada komputer kita.
100.whoami :
Mencetak login name anda
101.xhost:
Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.
102.Xinit :
Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).
103.xset:
Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya.
104.Xterm :
(pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan exit
105.Zip :
Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.

semoga bermanfaat buat kalian yah......!!!!! 


sumber : http://www.slideshare.net/fikriaquarius/100-perintah-dasar-linux-16743847?related=1


Tidak ada komentar:

Posting Komentar